Rabu, 25 Februari 2009

MOSLEM
DONT VOTE
EGREE DIRECT ACTION


DIRECT ACTION

Ada yang dinamakan direct action, tindakan langsung. Ini tidak butuh persetujuan! Tidak butuh pengesahan system hukum republic ini. Ini sebuah tindakan personal! Sebuah control individu yang hanya segelintir orang yang bisa melakukannya. Dan orang – orang terpilih itu harus menyebarluaskan pemikirannya (mengenai direct action) kepada orang lain!

Ini bukan tindakan anarkis (anarki dalam kamus). Direct action hanyalah tindakan mengmabil balik hak kamu yang sudah dicuri individu, komunitas penindas bahkan aparatur Negara! Bukan tindakan mensahkan kebangsatan, keculasan, kejahilan orang – orang yang mau menang sendiri. Merasa benar dikepala sendiri.

Direct action adalah tindakan mata dibalas mata yang tidak popular dikalangan Ghandiisme, atau pasifisme. Tapi siapa yang bisa menjamin jika pasifisme dapat membuat manusia sadar? Tidak mutlak seperti itu tapi direct action akan member sedikitnya efek jera karena direct action bukanlah cara pertama dan satu – satunya melainkan sebuah alternative cara yang bisa dilancarkan apabila tindakan pesuasif dipentalkan oleh kebebalan!

Apakah perlu direct action dilakukan sekarang? Sangat perlu! Apabila tidak ada tindakan padahal rubrik media cetak, elektronik sudah disesaki surat pembaca, apabila kamu sudah layangkan surat pemberitahuan ke berbagai instansi untuk selesaikan kedzaliman itu dan penindasan, pencolengan dan kebangsatan lain yang dilakukan oleh sekelompok orang atau individu/individu atau bahkan birokrasi…maka aksi direct action bisa langsung dijalankan.

Demi Allah, demi Penguasa Semesta! Aksi ini tidak melanggar aturan hukum yang dibuatNya. Hal ini pernah dilakukan oleh sahabat Rasulullah SAW ketika seorang wanita dilecehkan dan dia kemudian menghantam kepala orang Yahudi yang melecehkan wanita itu dengan tulang onta. Ini direct Action!

Ketika dikaitkan dengan konteks sosiologis saat ini. Maka benarlah obrak abrik yang dilakukan FPI terhadap lapak minuman keras, pelacuran dan judi seandainya, jika mereka sudah lampirkan surat pemberitahuan, lampirkan surat dan ternyata birokrasi tidak merespon atasnya. Benar pula jika kamu menyuruh supir truck tronton lari setelah truck dicium pemabuk yang melawan arah, lalu oleng dan mati! sudah tepat tusukanmu jika secara personal kamu dapati adik kecilmu di homoin kyai pengajian, pendeta atau guru disekolahnya. Sudah tepat perbuatanmu; mencuri helm, mencuri ponsel dan priwitan polentas karena dia mensuck kantongmu puluhan ribu atau ratusan ribu, sementara kamu tidak menemukan satu alasanpun kenapa dia menilangmu!

Sahabat! Direct Action ini adalah sebuah bentuk control dirimu terhadap hidupmu! Sebuah control yang tidak membutuhkan pengesahan republic yang sudah kita ketahui banyak dikorup birokrasi. Semua direct action yang kamu lakukan itu benar, seandainya kamu memang benar! Semuanya benar jika kamu tidak melakukan pembenaran! Jika kamu salah dan kamu lakukan pembenaran maka kamu adalah bangsat!

Demi Tuhan direct action ini bukanlah bentuk pembangkangan! Kalaupun dianggap pembangkangan maka kamu berhak bangkangi bentuk hukum yang dijalankan birokrasi korup dan ini bukan pembangkangan yang salah! Direct action adalah pembangkangan yang benar! Ini mutlak dibutuhkan dan pernah saya lakukan! Dan saya tidak pernah merasa berdosa atau merasa uang empat puluh ribu yang saya ambil dari kecamatan itu haram*!
Inilah direct action! Saya mempropagandakannya! Dan saya melaksanakannya! Kamu?

Tidak ada komentar:

Posting Komentar